DPUPR Tambah Replika Kereta Shinkansen di Sumber Wangi

Mulai Digarap : Replika Kereta Shinkansen akan melengkapi kawasan Sumber Wangi.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pemkot Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menambah fasilitas publik untuk mendukung kawasan wisata di jantung kota. Terbaru, yaitu menambah replika kereta cepat Shinkansen di kawasan Sumber Wangi, tepatnya di sisi selatan replika patung Merlion.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR Kota Madiun, Suyanto mengatakan, replika kereta cepat itu nantinya dibuat mirip seperti Shinkansen yang ada di Jepang. Hanya, replika tersebut hanya terdapat satu gerbong dan lokomotifnya lancip seperti kereta aslinya, berwarna putih.

“Itu nanti sesuai arahan pak walikota untuk galeri penghargaan pemkot. Jadi konsepnya ada rak untuk tempat pajangan trophy maupun piagam yang dimiliki Pemkot,” ujarnya, Selasa (6/12).

Menarik : Pengerjaan kerta Shinkansen ditarget rampung pertengahan bulan ini.

Bukan tanpa alasan, trophy dan piagam penghargaan itu dipajang agar warga mengetahui keberhasilan maupun prestasi yang diraih pemkot selama ini tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat. Sehingga keberadaan replika itu selain sebagai ajang edukasi, juga dapat dijadikan spot wisata baru.

Adapun replika kereta Shinkansen tersebut memiliki panjang 10 meter dengan lebar dan tinggi masing-masing 3 meter. Suyanto menegaskan anggaran pembangunan pelengkap saluran Sumber Umis berupa pengadaan replika kereta Shinkansen itu sekitar Rp199,5 juta. Penyedia jasanya ialah CV. Swadiri dan pengerjaannya ditargetkan selesai pertengahan Desember ini.

“SPK-nya 1 November, kami targetkan sebelum pertengahan bulan ini sudah tuntas dikerjakan,” pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 498 Comments

Walikota Madiun Cek Proyek Sembari Gowes

Monitor: Walikota Madiun, Maidi Cek Proyek Sembari Gowes.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Walikota Madiun, Maidi bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau sejumlah proyek sembari melaksanakan gowes, Minggu (4/12). Sejumlah proyek yang ditinjau di antaranya proyek pembangunan rusun 3 di Jalan Hayam Wuruk, TPA Winongo, proyek pembangunan di RSUD Kota Madiun (RSUD Sogaten) hingga progres Lapak Sendang Gayam.

Monitoring proyek itu dilakukan untuk memastikan pengerjaan tepat waktu. Pun diimbangi dengan kualitas pekerjaan yang bagus. Ia tidak ingin disisa waktu sebelum akhir tahun, pengerjaan di lapangan asal-asalan.

“Proyek yang belum bagus harus dicek kembali walaupun memang ada waktu perawatan 6 bulan,” katanya.

Diarahkan : Walikota, Maidi ingin pengerjaan proyek selesai tepat waktu.

Ia tidak ingin ada alasan pengerjaan proyek tidak selesai sesuai kontrak dan mengandalkan waktu perawatan 6 bulan untuk menyelesaikan.

“Namanya perawatan itu ya sudah selesai dikerjakan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil monitoringnya, 95 persen pengerjaan proyek fisik dalam kondisi bagus. Namun ia tidak menampik ada satu, dua pekerjaan yang kurang bagus karena tergesa-gesa. Karena itu ia menyarankan agar pelaksana dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

“Kalau gedung memang saya sangat teliti. Makanya saya minta ini dikerjakan sesuai kontrak,” pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 431 Comments

Tahun Ini Proyek Kawasan Sumber Umis Barat Tuntas Dikerjakan

Apik : DPUPR Kota Madiun tahun ini tuntas mengerjakan pedestrian di kawasan sumber umis barat menggunakan APBD 2022.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun tahun ini telah merampungkan dua item pekerjaan di kawasan Sumber Umis Barat. Yaitu pembangunan saluran sumber umis barat (pembangunan sistem drainase perkotaan), serta pembangunan saluran sumber umis (pembangunan saluran drainase/gorong-gorong).

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR Kota Madiun Suyanto mengatakan, tiga item pekerjaan itu tuntas dikerjakan sesuai yang ditargetkan. Pun proyek pembangunan pedestrian tersebut akan dilanjutkan tahun depan bersumber dari APBD 2023.

“Untuk anggaran tahun 2022 ini pembangunan pedestriannya hanya sampai situ saja, jadi proyek nanti akan dilanjutkan di tahun 2023,” ujarnya, Selasa (29/11).

Dilanjutkan : Proyek pembangunan pedestrian di kawasan Sumber Umis barat akan dilanjutkan tahun depan menggunakan APBD 2023.

Pembangunan pedestrian di kawasan Sumber Umis Barat di bawah miniatur menara Eifel sampai ke Jalan Pandan dikonsep sama seperti pedestrian yang ada di Sumber Wangi. Yaitu menggunakan lantai keramik tiga dimensi (3D) untuk menambah estetika.

Seperti diketahui proyek pembangunan saluran sumber barat dianggarkan sekitar Rp4,1 Milyar dari APBD Kota Madiun tahun 2022. Adapun penyedia barang/jasa proyek tersebut ialah CV. Buana Raya Madiun, pada 25 Februari 2022.

Serta pembangunan saluran sumber umis (pembangunan saluran drainase/gorong-gorong) dianggarkan sekitar Rp8,7 Milyar. Proyek tersebut dikerjakan mulai 23 Maret 2022 dengan Penyedia barang/jasa PT Gala Karya Gresik.

“Alhamdulillah semua perkerjaan di lapangan on schedule, tinggal nanti melanjutkan di tahun depan,” tandasnya. (*)

Posted in Berita | 431 Comments

DPUPR Tuntas Bangun Dua Pintu Air Atasi Banjir

Baru : DPUPR membangun outlet baru di gang Pancasila untuk mengatasi banjir.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun telah selesai membangun pintu air (outlet) di gang Pancasila, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo. Outlet itu berfungsi untuk mengatasi banjir di wilayah setempat. Pun juga memperlancar aliran air ketika debitnya meningkat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR Kota Madiun Suyanto mengatakan, pembangunan pintu air Pancasila itu tidak merubah outlet yang ada sebelumnya. Ini karena bangunan lama merupakan aset Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Solo.

“Outlet miliknya BBWS Solo kan kecil diameternya 1×1 meter, kalau curah hujan tinggi nggak mampu menampung air. Makanya sebelah selatannya kita buatkan outlet lagi dengan dimensi 2×2 meter,” katanya, Selasa (29/11).

Antisipasi : Outlet yang dibangun DPUPR tidak mengubah bangunan outlet lama aset BBWS.

Sementara itu Kepala DPUPR Kota Madiun, Suwarno menjelaskan, pembangunan outlet di gang Pancasila itu dinilai sangat urgen, karena ketika debit airnya deras, lokasi tersebut menjadi langganan antrean air. Karenanya hal itu menjadi atensi pemkot sebagai upaya mengatasi persoalan banjir. Pun DPUPR juga sudah berkoordinasi dengan BBWS untuk menambah outlet baru.

“Kalau debit airnya besar maka penghuni di skeitar gang Menco, Kutilang itu tergenang air. Nah untuk mengantisipasi banjir disitu, kita cadangkan pompa dari kita dan menambah outlet air. Sehingga jangan sampai pemukiman warga tergenang air, baru kita bergerak,” ungkapnya.

Dengan pembangunan outlet baru itu maka diperkirakan mampu menurunkan tingkat genangan air mencapai 70 persen.

“Kalau dulu hujan dikit saja, pemukiman di daerah situ mau tenggelam. Sekarang kan tidak. Jadi itu upaya kita untuk mengurangi genangan air,” terangnya.

Tuntas : DPUPR Kota Madiun tuntas membangun pintu air di Gang Pancasila sebagai upaya mengatasi banjir.

Seperti diketahui, proyek pembangunan pintu air Pancasila senilai Rp1,4 Miliar itu dikerjakan dalam waktu 135 hari kalender. Yaitu dimulai pertengahan Juli dan berakhir pada pertengahan November ini. Proyek tersebut dikerjakan CV. Bayu Karya Manunggal, dengan konsultan pengawas CV. Mahakarya Utama.

Proyek serupa juga dilaksanakan di Jalan Muhammad Nur, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman. Pekerjaan dilakukan hampir bersamaan dan kini telah tuntas. Proyek tersebut dianggarkan sekitar Rp1,7 miliar dari APBD Kota Madiun tahun 2022. Pembangunan outlet di Jalan Muhammad Nur itu diyakini mampu mengendalikan banjir di wilayah Demangan, Kuncen, dan Josenan. (*)

Posted in Berita | 423 Comments

DPUPR Bangun Enam Rumah Ibadah di PRC Sebagai Sarana Edukasi

Wujud toleransi : DPUPR Kota Madiun membangun enam rumah ibadah di kawasan sumberumis (PRC).

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah selesai membangun enam rumah ibadah. Lokasinya berada di Sumberumis atau kawasan Pahlawan Religi Center (PRC). Enam rumah ibadah itu dibangun selain sebagai lokasi wisata religi juga dapat dijadikan sarana edukasi bagi pelajar.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, tempat ibadah itu bisa dimanfaatkan guru untuk memberikan materi pelajaran kepada anak didiknya. Enam tempat ibadah itu dibuat sedemikian rupa, berjajar dan saling berdampingan. Hal itu sebagai wujud dukungan Pemkot terhadap peringatan Hari Toleransi Beragama, 16 November.

“Ketika ada kajian agama, bisa digunakan. Kita sudah membangun enam tempat ibadah simbol enam agama. Jadi disitu satu tempat beda ruang,” katanya, Selasa (15/11).

Edukasi : Enam rumah ibadah yang dibangun pemkot di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC) menjadi sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat.

PRC tersebut kata Maidi kini telah menjadi potensi wisata religi. Ini mengingat di lokasi itu juga dibangun miniatur Ka’bah, yang saat ini telah dimanfaatkan pelajar dan masyarakat untuk kegiatan manasik haji.

Bahkan menurutnya, sejumlah trevel umrah mulai bekerjasama dengan Pemkot untuk kegiatan manasik haji. Orang nomor satu di Kota Madiun ini menegaskan, semakin banyak wisata buatan yang dibangun Pemkot akan memberikan multiplayer efek, salah satunya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Silahkan tempat wisata yang dibangun pemkot ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan tolong dijaga,” pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 360 Comments

Pembangunan Gedung Dekranasda Kota Madiun Nyaris Tuntas

On Progres : Pembangunan gedung Dekranasda Kota Madiun nyaris tuntas.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pembangunan gedung dewan kerajinan nasional daerah (dekranasda) Kota Madiun di simpang lima Jalan Diponegoro (Proliman) atau patung Pendekar nyaris tuntas. Proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat itu menelan anggaran sekitar Rp858 juta.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, bangunan berlantai dua itu nantinya akan dimanfaatkan untuk memasarkan dan memamerkan hasil produk lokal dari UMKM binaan dekranasda.

“Itu bisa dijadikan rest areanya kota, sehingga siapapun yang lewat disitu bisa mampir kesitu. Disitu ada oleh-oleh khas Madiun dan kerajinan juga,” ujarnya, Kamis (10/11/2022).

Megah : Gedung Dekranasda Kota Madiun dibangun dua lantai.

Maidi menyatakan, di lokasi itu nanti juga disediakan sentra pecel yang menjadi kuliner khas Madiun. Sehingga tamu maupun wisatawan tidak kebingungan mencari kuliner nasi pecel. Maidi menilai kawasan tersebut nantinya ramai pengunjung karena lokasinya yang strategis.

“Disitu akan kita lengkapi semua. Jadi semua produk UMKM Kota Madiun diwadahi sama Dekranasda,” ucapnya.

Gedung berlantai dua tersebut dikonsep megah. Dibangun di atas lahan bekas Puskesmas Oro-oro Ombo seluas 1.105 meter persegi. Bangunan lantai I seluas 201 meter persegi dan lantai II 190 meter persegi. Bangunan lantai I seluas 201 meter persegi dan lantai II 190 meter persegi. Ia menargetkan gedung Dekranasda itu dapat difungsikan awal tahun depan. (*)

Posted in Berita | 429 Comments

Proyek Saluran Kartini Kota Madiun Tuntas Lebih Cepat Dari Target

Tuntas : Pengerjaan saluran kartini Kota Madiun tuntas lebih cepat.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun telah menuntaskan pekerjaan pembangunan saluran Jalan Kartini. Bahkan lebih cepat dari yang ditargetkan. Sesuai kontrak, proyek senilai Rp2,5 Miliar itu selesai pada 12 November mendatang, namun pelaksana dapat menuntaskan pada akhir Oktober.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR Kota Madiun, Suyanto mengatakan, saat ini penampakan pengerjaan di lapangan masih dalam level pengurugan. Pun di atas urugan itu belum dilakukan finishing karena menyesuaikan anggaran yang tersedia.

“Saluran yang kita tutup itu masih berupa urugan tanah, jadi di atasnya belum ada pekerjaan lain,” ujarnya, Jum’at (4/11).

Rencana kedepan lokasi itu akan dibangun pedestrian layaknya di Sumber Wangi. Dengan demikian pada APBD murni 2023, nantinya proyek tersebut bakal dilanjutkan. Diestimasikan proyek lanjutan itu dianggarkan sekitar Rp1 Miliar.

“Kurang lebihnya nanti proyek lanjutannya sama seperti di Sumber Wangi,” terangnya.

Seperti diketahui, saluran di Jalan Kartini itu dipercantik layaknya kawasan Sumber Wangi. Di atas saluran air sebelah utara Kodim 0803/Madiun akan dibangun pedestrian. Panjang pembangunan drainase yang saat ini telah tuntas dikerjakan sekitar 349 meter dengan lebar rata-rata 5 meter. Proyek tersebut dikerjakan CV. Bangkit Eka Jaya dengan konsultan pengawas CV. Kautsar Susilo Abadi. (*)

Posted in Berita | 437 Comments

DPUPR Tambah Destinasi Wisata di Kota Pendekar

Menarik : Pemkot Madiun punya destinasi baru di kawasan Sumberumis.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menambah destinasi wisata di Kota Pendekar. Usai sukses membangun kawasan sumber wangi (patung Merlion), Pahlawan Street Center (PSC) dan miniatur Ka’bah, kini kembali menambah wisata buatan.

Yakni membangun miniatur menara Eifel dan kampung eropa. Lokasinya berada kawasan Sumberumis Kota Madiun. Wisata buatan itu diharapkan mampu menarik wisatawan dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun.

Destinasi Baru : DPUPR melengkapi wisata buatan di kawasan Sumberumis.

“Sesuai arahan pak wali (walikota.red) wisata buatan itu dibangun karena Kota Madiun tidak memiliki sumber daya alam,” ujar Kepala DPUPR, Suwarno, Rabu (9/11).

Ia mayakini wisata buatan yang dibangun di jantung kota Madiun itu dapat menjadi destinasi wisata baru. Selain menarik, konsep pembangunannya pun menyerupai lokasi wisata di Eropa. Pun di lokasi itu juga dipasang lantai keramik tiga dimensi.

Berwarna : Miniatur menara Eifel sudah ada di Kota Madiun.

“Memang kita bangun sedemikian rupa biar indah. Jadi bisa untuk spot foto juga. Lebih kekinian dan instragamable,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, pemkot juga tengah membangun wisata arung jeram memanfaatkan saluran yang ada. Nantinya, air difilter agar terjaga kebersihannya sehingga dapat dimanfaatkan wisatawan ketika berkunjung ke Kota Madiun. (*)

Posted in Berita | 581 Comments

Daftar Informasi Yang Dikecualikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun Tahun 2022

Berikut ini merupakan daftar informasi yang dikecualikan beserta dasar hukum dan alasan atau konsekuensi apabila informasi dibuka atau ditutup.

Posted in Informasi Dikecualikan | 438 Comments

Standar Pelayanan Publik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun

Posted in Layanan Publik, PPID | 432 Comments