Daftar Informasi Publik (DIP) PPID Pembantu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun Tahun 2022

Posted in Layanan Publik | 455 Comments

Tujuan dan Sasaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Posted in Visi Misi | 310 Comments

STRUKTUR ORGANISASI DPUPR KOTA MADIUN TAHUN 2022

Posted in Profil, Struktur Organisasi, Struktur Organisasi | 312 Comments

Program dan Kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun Tahun Anggaran 2022

Posted in Program & Kegiatan | 344 Comments

Antisipasi Banjir, DPUPR Kota Madiun Bersih-Bersih Sampah di Kali Piring

Bersih-bersih : Petugas DPUPR dan BPBD Kota Madiun membersihkan sampah di kali Piring.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun melakukan pembersihan sampah di Kali Piring, Jum’at (28/10). Kegiatan itu dilakukan bersama dengan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang tergabung dalam tim siaga bencana.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR, Suyanto mengatakan, pembersihan saluran air itu rutin dilakukan. Upaya tersebut bertujuan mengantisipasi banjir.

Siaga : Pembersihan sampah di Kali Piring dilakukan untuk mengantisipasi bencana banjir.

“Harapan kami masyarakat jangan sampai membuang sampah di kali sehingga tidak menganggu aliran air,” ujarnya.

Setidaknya dalam pembersihan Kali Piring ini, pihaknya melibatkan 10 personel. Termasuk menerjunkan excavator untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran air di Kali Piring dan dua unit dump truk untuk mengangkut sampah. Sampah tersebut selanjutnya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo.

Alat Berat : DPUPR Kota Madiun menerjunkan alat berat saat pembersihan sampah di Kali Piring.

“Ketika ada sampah sedikit saja harus segara kita bersihkan agar aliran air lancar,” katanya.

Sementara itu dari personel BPBD disiagakan 40 orang. Petugas menyisir aliran air di Kali Piring. Jika tidak dibersihkan secara rutin ia khawatir ketika debit tinggi, air dapat meluber ke pemukiman warga. (*)

Posted in Berita | 364 Comments

Walikota Madiun-Gus Miftah Resmikan Miniatur Ka’bah Proyek DPUPR

Peresmian : Walikota Madiun, Maidi (tengah) bersama Gus Miftah (baju hitam) usai meresmikan miniatur Ka’bah di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC).

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun telah menuntaskan pembangunan miniatur Ka’bah di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC). Hal itu pun membuat lokasi wisata di Kota Madiun semakin lengkap.

Untuk itu Walikota Madiun, Maidi bersama penceramah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah meresmikan minatur Ka’bah tersebut pada Kamis (27/10).Peresmian itu dirangkai dengan pengajian akbar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dan pengukuhan 104 Da’i cilik, yang dihadiri ribuan warga.

Padat : Ribuan warga memadati Jalan Pahlawan dalam acara pengajian akbar dan peresmian miniatur Ka’bah.

Walikota Maidi mengatakan, dengan diresmikannya miniatur Ka’bah itu nantinya kemanfaatannya bisa langsung dirasakan masyarakat. Selain digunakan untuk kegiatan manasik haji, lokasi itu juga dapat digunakan guru untuk memberikan materi pelajaran agama kepada siswa.

“Kalau ini menjadi magnet keagamaan, orang 24 jam ada latihan manasik haji disitu, kita fasilitasi maka kota ini akan ramai terus, pertumbuhan ekonomi kita juga tumbuh dengan baik. Maka animo seperti ini kita manage, sehingga kegiatan keagamaan itu selalu ada. Ada kajian al-Qur’an disitu silahkan saja,” katanya.

“Minimal dengan adanya miniatur Ka’bah ini warga Madiun yang belum bisa berangkat ke tanah suci dapat berkunjung kesini. Dan saya mendo’akan warga Madiun dapat menunaikan umarah maupun ibadah haji,” katanya.

Indah : Miniatur Ka’bah yang diresmikan Walikota Madiun, Maidi tampak megah layaknua di Makkah-Madinah.

Sementara itu Gus Miftah memberikan apresiasi kepada Walikota Madiun, yang sukses menata dan membangun kota. Sehingga meski Madiun kota sedang, namun kemajuannya luar biasa.

Gus Miftah pun tidak menampik, megahnya kawasan PRC Kota Madiun menyerupai Makkah Madinah. Apalagi itu merupakan karya Walikota Madiun, Maidi yang patut diacungi jempol.

“Bagi saya Pak Walikota ini keren. PSC ini kan salah stau karya beliau yang patut diacungi jempol,” pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 430 Comments

Pembangunan Kawasan PRC Kota Madiun Tuntas

Tuntas : DPUPR Kota Madiun telah menuntaskan pembangunan kawasan Pahlawan Religi Center (PRC).

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Kawasan Pahlawan Religi Center (PRC) Kota Madiun tuntas. Hal itu ditegaskan Walikota Madiun, Maidi, Rabu (26/10/2022).

Maidi mengatakan, keberadaan PRC itu nantinya dapat dimanfaatkan berbagai hal. Selain lokasi wisata, juga dapat dimanfaatkan untuk sarana edukasi siswa.

“Dan ini juga tempat manasik, insya allah ini akan digunakan beberapa travel,” ujarnya.

Miniatur Ka’bah di kawasan PRC itu akan diresmikan pada Kamis, 27 Oktober 2022. Pun juga bersamaan dengan hal itu akan dikukuhkan 104 Da’i cilik sesuai hari jadi Kota Madiun.

Megah : Miniatur Ka’bah di kawasan PRC Kota Madiun tuntas dibangun.

Sementara itu Maidi menilai pembangunan kawasan PRC sudah cukup bagus.  Di lokasi itu nanti, Pemkot juga akan menanam pohon kurma layaknya di Makkah. Hal itu diakuinya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Disatu sisi PRC itu melengkapi kawasan Pahlawan Street Center (PSC) serta Pahlawan Bisnis Center (PBC) di lapangan Pelti

“Kita tidak punya sumber daya alam (SDA), makanya kita bangun wisata buatan. Mudah-mudahan ini akan menarik destinasi wisata,” pungkasnya.

Posted in Berita | 389 Comments

Pekerjaan Pembangunan Saluran Kartini Kota Madiun Alami Surplus

Surplus : Pekerja proyek pembangunan saluran Jalan Kartini terus mengebut penyelesaian proyek.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pekerjaan Pembangunan Saluran Jalan Kartini, Kota Madiun on progres. Bahkan mengalami surplus atau deviasi 2,77 persen periode minggu ke-16 atau 26 September hingga 2 Oktober 2022. Dari progres rencana 76,91 persen, pekerjaan di lapangan mencapai 79,68 persen.

“Pekerjaan di lapangan alhamdulillah on progres, malah mengalami surplus,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Suyanto, Selasa (11/10).

Tahapan pekerjaan saat ini ialah perapian bak kontrol sehingga kondisi cuaca pun diakui tidak berpengaruh terhadap pengerjaan di lapangan. Sementara bobot pekerjaan terberat yakni pengurukan dan precast pipa beton gorong-gorong Reinforced Concrete Pipe (RCP).

Nyaris Tuntas : DPUPR optimis pekerjaan pembangunan saluran Kartini on schedule.

“Sesuai kontrak kan pekerjaan ini berakhir 12 November, tapi insya allah sebelum tanggal itu sudah kita selesaikan,” katanya.

Seperti diketahui, saluran di Jalan Kartini itu dipercantik layaknya kawasan Sumberwangi. Di atas saluran air sebelah utara Kodim 0803/Madiun akan dibangun pedestrian. Panjang pembangunan drainase yang saat ini tengah dilakukan DPUPR tersebut sekitar 349 meter dengan lebar rata-rata 5 meter.

Suyanto menegaskan, sesuai kontrak proyek tersebut tuntas dikerjakan dalam waktu 150 hari kalender atau lima bulan. Proyek tersebut dianggarkan sekitar Rp2,5 Miliar, dikerjakan CV. Bangkit Eka Jaya dengan konsultan pengawas CV. Kautsar Susilo Abadi. (*)

Posted in Berita | 472 Comments

DPUPR Lakukan Pengerukan Sedimen untuk Mengantisipasi Banjir

Cek Normalisasi : Kabid PSDA DPUPR, Suyanto mengecek kegiatan pengerukan sedimen di saluran Mojorejo.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun melakukan pengerukan sedimen di saluran Mojorejo sepanjang 500 meter, Kamis (20/10). Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya pemerintah mengantisipasi bencana banjir saat musim penghujan seperti saat ini.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) DPUPR Kota Madiun, Suyanto mengatakan, kondisi eksisting saluran Mojorejo mengalami pendangkalan setinggi 80 sentimeter hingga satu meter. Karena itu pengerukan pun dilakukan dengan menerjunkan alat berat.

“Kita harus mengangkat sedimen ini agar aliran air lancar. Jadi saluran air ini debitnya kalau musim hujan termasuk besar karena hulunya ini dari kawasan pabrik Kanigoro itu,” ujarnya.

Dinormalisasi : Mengantisipasi banjir, DPUPR melakukan pengerukan sedimen di saluran Mojorejo.

Dalam proses pengerukan itu pun diakui mengalami kendala. Salah satunya di kondisi eksisting yang berada pada jalur inspeksi saluran, banyak pohon bambu yang harus ditebang. Hal itu agar tidak menghambat proses pengerukan. Selain itu pengerukan sedimen dilakukan untuk mengembalikan kondisi saluran yang memiliki kedalaman 2,5 meter.

“Kalau saluran ini dimensinya berkurang dan debitnya besar nanti airnya bisa meluber ke pemukiman. Terutama di daerah koramil yang ada di sebelahnya saluran ini, kemudian di perumahan Bumi Mas 2 serta perumahan Manisrejo 1. Sebab di Manisrejo 1 itu ada outlet yang menuju ke saluran Mojorejo ini,” katanya.

Ia menargetkan pengerukan sedimen di saluran Mojorejo itu tuntas dalam waktu dua bulan. Kegiatan tersebut dianggarkan sekitar Rp200 juta. Pengerukan sedimen itu dilaksanakan oleh pihak ketiga dibantu tiga orang tenaga DPUPR. Selain di saluran Mojorejo, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di saluran Terate barat yang saat ini masih tahap persiapan.

“Kalau di saluran Terate barat masih persiapan karena kemarin baru saja tanda tangan kontrak dan diusahakan akhir November bisa selesai,” pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 446 Comments

Pembangunan Gedung Dekranasda Kota Madiun Masih Berproses

Beproses : Pembangunan gedung Dekranasda Kota Madiun menempati eks bangunan Puskesmas Oro -Oro Ombo.

KOTA MADIUN (Dinas PUPR) – Pembangunan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Madiun terus dikebut. Proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut telah masuk tahap pekerjaan fisik. Gedung yang dikonsep megah itu didirikan di atas lahan eks Puskesmas Oro-oro Ombo.

Saat ini dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat tengah membangun gedung dua lantai tersebut.

“Struktur bangunan sudah naik semua. Termasuk atapnya sudah kami pasang,’’ kata Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Sulistya Pambudi, Jum’at (30/9).

Menurut Uut, sapaan Sulistya Pambudi, progres pekerjaan telah menyentuh 45 persen rampung. Dia mengklaim surplus 21 persen dari target 24 persen. Proyek senilai Rp858 juta itu diharapkan selesai lebih cepat dari surat perintah mulai kerja (SPMK) 18 Juli hingga 14 November.

“Kami estimasikan selesai akhir Oktober atau awal November,’’ ujarnya.

Elegan : Desain jadi gedung Dekranasda Kota Madiun.

Uut menjelaskan, gedung dekranasda memiliki luas bangunan lantai 1 sekitar 201 meter persegi. Sedangkan luas bangunan lantai 2 sekitar 190 meter persegi.

“Sesuai desain, insya Allah layak dijadikan fasilitas pameran produk lokal Kota Madiun,’’ tuturnya.

Gedung dekranasda bakal menjadi ikon baru Kota Madiun. Yakni, untuk ruang pamer produk-produk kerajinan kota ini. Uut mengklaim fasilitas dan kualitas gedung bukan kaleng-kaleng.

“Nanti juga dilengkapi area usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),’’ imbuhnya.

Pembangunan gedung dekranasda juga linier dengan pengembangan kawasan kuliner Rimba Darma. Pun, lokasinya tidak jauh dengan ikon-ikon sejarah.

“Konsepnya pemerataan pusat keramaian. Jadi, tidak hanya di satu atau dua kawasan, saja’’ jelasnya. (*)

Posted in Berita | 433 Comments