Walikota Madiun Resmikan Pondok Lansia

Walikota Madiun, Dr. Maidi meresmikan Pondok Lansia Jalan Menuju surga.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pondok Lansia Jalan Menuju Surga di kawasan lapak Bumi Semendung, Kelurahan Klegen, Kota Madiun resmi beroperasi. Itu setelah Walikota Madiun, Dr. Maidi, meresmikan pondok lansia, Jumat (15/12).

Pondok lansia itu sebelumnya dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Anggaran yang digelontorkan miliaran rupiah.

Walikota Maidi didampingi Kepala DPUPR, Thoriq Megah saat menandatangani prasasti peresmian Pondok Lansia.

Usai diresmikan, pondok bisa langsung ditempati para lansia. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Madiun mewanti-wanti masyarakat agar tidak menelantarkan lansia.

‘’Lansia harus diurusi jangan malah ditinggalkan. Lansia akan kita perhatikan melalui pondok lansia ini,’’ kata walikota.

Walikota saat mengecek fasilitas kamar tidur di asrama Pondok Lansia.

Maidi menambahkan lansia tidak sekedar tinggal di asrama pondok. Tetapi juga akan dilakukan pengecekan kesehatan hingga diberikan kegiatan-kegiatan agar mereka tetap produktif.

“Lansia tetap harus berkegiatan agar semakin sehat. Tentu kegiatan yang sesuai dengan usia mereka,” katanya.

Selain itu, juga akan diperbanyak kegiatan bernuansa keagamaan. Hal itu penting untuk menyiapkan bekal sebelum menghadap yang Maha Kuasa.

“Bayi terlahir ke dunia dalam keadaan suci, lansia yang juga harus kembali suci sebelum menghadap Illahi,’’ paparnya.

Di kawasan pondok lansia itu, Pemkot menyediakan dua asarama. Masing-masing asrama untuk menampung lansia laki-laki dan perempuan.

Seperti diketahui, anggaran pembangunan dua asrama tersebut mencapai Rp 9,4 miliar. Pekerjaan meliputi pengurukan lahan seluas 12.000 meter persegi, pembangunan dua gedung asrama dengan 14 unit kamar, selasar dan pagar pondok lansia.

Pembangunan asrama pondok sejatinya sudah selesai September lalu. Walikota Dr. Maidi menyebut pembangunan masih akan berlanjut. Salah satunya, penambahan dua asrama lagi di sebelah utara masjid pondok lansia.

‘’Yang kurang sempurna akan kita sempurnakan. Pondok lansia harus bisa memberikan manfaat yang maksimal,’’ pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 447 Comments

Pembangunan Menara Masjid Kuncen Tuntas

Pembangunan menara Masjid Kuncen Kota Madiun tuntas dan siap diresmikan.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pembangunan menara Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatulloh Kota Madiun tuntas 100 persen. Bahkan masjid kuno tersebut kini tampak lebih cantik dan estetik.

Menara setinggi 18 meter dengan desain Mataraman itu berdiri megah di samping kanan depan masjid. Menara yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) itu bakal diresmikan dalam waktu dekat ini.

‘’Insyaallah sudah 100 persen. Peresmian mungkin nanti setelah tanggal 22,’’ kata Kepala DPUPR Kota Madiun Thoriq Megah, Jum’at (15/12).

Konsep pembangunan menara Masjid Kuncen telah dikonsultasikan dengan BPCB Trowulan.

Pemerintah Kota Madiun menambahkan menara untuk mempercantik Masjid kuno yang sudah ada sejak abad ke-16 itu. Thoriq menambahkan pembangunan menara tidak meninggalkan konsep cagar budaya.

Bahkan, untuk desain pihaknya berkonsultasi dengan ahli dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan. Ini mengingat Masjid Kuncen masuk bangunan cagar budaya.

Maka tidak heran, menara bisa menyatu dengan desain masjid kuno tersebut. Tak hanya itu, juga ada pembangunan lainnya di sekitar kawasan masjid. Termasuk gapura di simpang empat jalan Masjid Raya.

‘’Anggaran pembangunannya mencapai Rp1,3 miliar lebih. Pembangunan sesuai jadwal dikerjakan selama 150 hari kerja. Pembangunan sudah sesuai target,’’ jelasnya.

Seperti diketahui, Masjid Kuno Kuncen kerap menjadi jujukan jamaah. Di kompleks Masjid Kuno Kuncen itu terdapat makam para bupati-bupati Madiun terdahulu. Salah satunya adalah Ronggo Jumeno.

Tidak hanya itu, di sekitaran masjid juga terdapat beberapa peninggalan benda-benda bersejarah. Karenanya Pemkot Madiun menindaklanjuti arahan Walikota Dr. Maidi mengkonsep lokasi tersebut menjadi tempat wisata religi.

Sebab Kota Madiun tidak banyak memiliki sumber daya alam. Karenanya, segala potensi harus dioptimalkan untuk menarik wisatawan.

“Sesuai arahan pak wali pembangunan harus berdampak pada peningkatan ekonomi. Itu menjadi skala prioritas,” tandasnya. (*)

Posted in Berita | 484 Comments

Pembangunan Masjid Pondok Lansia Nyaris Tuntas

Pembangunan masjid di Pondok Lansia kota Madiun nyaris selesai dikerjakan.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Memasuki penghujung tahun, satu per satu proyek srategis Pemkot Madiun dirampungkan. Salah satunya, pembangunan masjid pondok lansia di kawasan Lapak Bumi Semendung, Kelurahan Klegen, Kartoharjo. Rencananya, pengerjaan proyek senilai miliaran rupiah itu dijadwalkan selesai dalam waktu dekat.

‘’Clossing (tutup, Red) kontrak pada 8 Desember nanti. Insya Allah bersamaan itu pengerjaan sudah selesai,’’ ungkap Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorini kemarin (5/12).

Masjid di kawasan Pondok Lansia tampak indah.

Hesti menyatakan, progres pembangunan masjid saat ini menyentuh 98,19 persen selesai. Pengerjaan fisik menyisakan tahap finishing. Mulai pengecatan sisi belakang bangunan masjid, pemasangan plafon hingga railling.

‘’Pengerjaan berjalan on schedule,’’ klaimnya.

Menurut Hesti, ada tiga item pekerjaan dalam paket proyek pembangunan masjid pondok lansia. Meliputi bangunan masjid, perkerasan kawasan masjid dan gapura masjid. Pemkot menggelontorkan anggaran sekitar Rp4,3 miliar dalam APBD 2023 untuk merealisasikan paket proyek ini.

“Kami upayakan selesai sesuai jadwal,’’ janji Hesti.

Hesti mengatakan, pembangunan masjid merupakan paket proyek pelengkap pondok lansia yang pengerjaannya telah rampung medeo September lalu. Sementara pengerjaan masjid perlu diselesaikan segera agar pondok lansia dapat beroperasi akhir tahun ini.

“Kalau pondok sudah selesai 100 persen. Tinggal menunggu pengerjaan masjid selesai sedikit lagi,’’ jelasnya.

DPUPR bergegas menyelesaikan pembangunan masjid di pondok lansia.

Dia menambahkan, pengerjaan pondok lansia juga masuk bidangnya. Untuk pembangunan asrama pondok, pemkot menghabiskan anggaran Rp9,4 miliar. Meliputi pengurukan lahan seluas 12.000 meter persegi, pembangunan dua gedung asrama dengan 14 unit kamar, selasar dan pagar pondok lansia.

Meski begitu, pembangunan pondok lansia sejatinya belum tuntas. Rencananya, masih ada pembanguan dua asrama tambahan di sebelah utara masjid pondok lansia. Hanya, realisasi pengerjaan dilaksanakan tahun depan.

“Tapi, gedung asrama yang saat ini sudah terbangun bisa ditempati. Tahun depan hanya penambahan,’’ pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 470 Comments

Pembangunan Replika Patung Liberty Alami Percepatan

Replika patugn liberty Kota Madiun nyaris tuntas.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pembangunan replika Patung Liberty di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) segera rampung. Sampai dengan kemarin (29/11), pengerjaan replika patung Liberty setinggi 16,75 meter itu sudah mencapai 99,52 persen.

“Dalam waktu dekat ini, pembangunan replika Patung Liberty harus sudah selesai,” kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorini, Kamis (30/11).

Menurutnya, progres pengerjaan patung yang menyimbolkan kebebasan itu mengalami percepatan 9,17 persen dari target rencana semula 90,35 persen. Saat ini, patung yang pembangunannya menelan anggaran Rp 198 juta tersebut tinggal merampungkan proses pengecatan.

Penampakan replika patung Liberty di kawasan PSC Kota Madiun.

‘’Sebenarnya, tutup kontrak pada 8 Desember mendatang. Tapi, pihak rekanan sanggup menyelesaikannya lebih cepat,’’ ujarnya.

Hesti menjelaskan, eberadaan patung itu dapat menambah wahana wisata di kawasan Pahlawan Street Center. Pun juga melengkapi replika enam negara yang sudah dibangun sebelumnya.

Seperti diketahui, patung tersebut dicat warna hijau layaknya patung aslinya. Sedangkan, ompaknya dicat coklat muda. Sementara dalam proses pengukiran bentuk wajah patung, dinasnya menggandeng seniman dari Ponorogo. (*)

Posted in Berita | 388 Comments

DPUPR Rutin Evaluasi Proyek

DPUPR mendampingi Komisi III DPRD melaksanakan sidak proyek pondok lansia.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Kepala DPUPR Kota Madiun, Thariq Megah mengakui seluruh pekerjaan fisik telah sesuai dengan jadwal. Menurutnya, semua ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara eksekutif dan legeslatif.

Selain itu, di awal tahun pihaknya juga melakukan antisipasi dengan percepatan lelang.

“Alhamdulillah hasil baik itu di antaranya karena kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif. Kami juga melakukan percepatan lelang, dan juga optimalisasi terkait pekerjaan, pengawasan, dan perencanaan sejak awal tahun lalu,” katanya, saat mengikuti sidak Komisi III DPRD, Rabu (15/11/2023).

Selama tahun 2023, lanjut Thariq, tidak ada kendala yang berarti dalam pembangunan proyek fisik. Itu karena setiap bulan DPUPR juga rutin melakukan evaluasi internal.

Bahkan setiap proyek juga mendapatkan perhatian lebih dari Walikota Madiun, Maidi. Artinya, saat melaksanakan gowes bersama kepala OPD, walikota tak lupa mengecek sejumlah proyek yang sedang dikerjakan.

“Dari skala dinas memang setiap bulan kita evaluasi, selain itu juga pak Wali Kota sering sidak dan evaluasi,” jelasnya.

Sedangkan secara keseluruhan, tahun ini DPUPR menangani 98 paket pekerjaan. Dari paket tersebut, 70 pekerjaan telah selesai 100 persen. Sedangkan sisanya, dalam pengerjaan dan progresnya telah mencapai antara 80 sampai 95 persen.

“Ini rata-rata sudah mencapai 95 persen, dari total 98 paket sudah selesai sekitar 70 paket. Nanti semua selesai antara pertengahan Desember, namun kita upayakan selesai di akhir November atau awal Desember,” tandasnya. (*)

Posted in Berita | 451 Comments

Komisi III DPRD Apresiasi Proyek Pembangunan Pondok Lansia

Komisi III DPRD Kota Madiun sidak proyek pondok lansia.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Proyek pembangunan pondok lansia milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mendapat apresiasi DPRD setempat. Itu setelah Komisi III DPRD melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) proyek, Rabu siang (15/11/2023).

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Madiun, Yuliana mengatakan, proyek strategis Pemkot Madiun senilai Rp9,4 Miliar itu sesuai perencanaan. Bahkan ia bersama anggota Komisi III keliling ke area pondok lansia.

Meski sudah bagus, bukak berarti tanpa catatan. Ia memberikan rekomendasi agar dinas menambah pohon peneduh di area pondok agar lansia yang menempatk pondok lansia kedepannya semakin nyaman.

“Pondok lansia tadi hasilnya bagus. Kamar-kamarnya seperti apartemen atau hotel, dan sangat layak untuk para lansia, cuma harus ditambah tanaman untuk mempercantik kawasan itu,” ujarnya.

Kepala DPUPR, Thariq Megah saat mengikuti sidak proyek Pondok Lansia.

Selain itu, diakuinya ada beberapa proyek yang belum tuntas dikerjakan menjelang penghujung tahun. Seperti Masjid di kawasan pondok lansia senilai Rp4,5 miliar.

Meski begitu, progres pekerjaan telah sesuai dengan target. Pun, Politisi Perindo ini mewanti-wanti pelaksana maupun DPUPR agar berkomitmen menyelesaikan proyek-proyek yang saat ini belum tuntas 100 persen.

“Jangan sampai mengalami molor lah. Dan tadi kami juga melihat masjid yang progresnya sudah 80 persen juga bagus,” pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 507 Comments

Pembangunan Ring Road Timur Dirintis Tahun Depan

Pembangunan JRRT Kota Madiun mulai dirintis tahun depan.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Pemkot Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran pembebasan lahan pembangunan Jalan Ring Road Timur (JRRT). Anggaran tersebut dimasukkan dalam APBD 2024.

Kepala DPUPR Kota Madiun, Thariq Megah mengatakan, anggaran yang di-posting termasuk untuk ganti rugi warga terdampak proyek infrastruktur Ring Road Timur. Namun dengan catatan, proses administrasi di tingkat provinsi harus sudah klir.

“Tapi, DPPT-nya (dokumen perencanaan pengadaan tanah) masih perlu direvisi. Karena ada sejumlah aturan terbaru. Sehingga, perlu dilakukan penyesuaian,” katanya, Selasa (7/11).

Rencana megaproyek Ring Road Timur telah dirintis sejak 2019. Diawali dengan studi kelayakan. Kemudian, penyesuaian regulasi.

Dalam tahap ini ada perubahan di tengah jalan. Salah satunya, terkait dokumen kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Semula tidak ada persyaratan ini, tapi ditengah jalan ada aturan,” ungkap Thariq.

Karena mesti dilakukan penyesuaian regulasi, kata dia, proses penentuan lokasi (penlok) belum disetujui. Sambil menunggu proses penlok ulang rampung, pemkot memastikan telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan Ring Road Timur. Pihaknya juga mulai menyusun timeline proyek tersebut.

“Untuk proses pembebasan lahannya sebagian besar mengoptimalkan tanah bengkok. Ya, supaya kebutuhan anggaran pembebasan lahannya tidak besar,” ucapnya.

Sesuai detail engineering design (DED) yang diusulkan, panjang ruas Ring Road Timur sekitar 9,7 kilometer dengan lebar 25 meter. (*)

Posted in Berita | 429 Comments

DPUPR Tanam Puluhan Pohon di Kawasan Pondok Lansia

Puluhan tanaman ditanam di kawasan pondok lansia.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun turut melakukan penghijauan di kawasan Pondok Lansia. Penghijauan dilakukan secara bertahap.

Setidaknya saat ini ada 50 pohon yang sudah ditanam DPUPR Madiun di sekitar pondok. Penanaman dilakukan sejak Rabu (1/11) lalu.

Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah mengungkapkan, pohon yang ditanam itu sebelumnya akan ditempatkan di Embung Pilangbango. Namun, karena ada rencana kedatangan Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini akhir bulan ini penanaman pohon kemudian dialihkan ke Pondok Lansia.

“Sesuai instruksi pak wali (Maidi, Red) perlu penambahan penanaman pohon. Termasuk pohon yang akan dipindah-tanam dari embung,’’ katanya, Selasa (7/11).

Selain itu, Thariq meminta pihak rekananan pembangunan masjid Pondok Lansia untuk melakukan percepatan. Saat ini, progresnya sudah mencapai sekitar 60 persen.

“Bangunan masjid ini nanti menjadi pelengkap Pondok Lansia,’’ tambahnya.

Selain asrama dan masjid, pembangunan di Pondok Lansia akan dilanjutkan kembali tahun depan. Di antaranya, lanskap dan tambahan asrama.

“Konsepnya ada kebun buah. Sehingga, kawasannya terlihat rindang dan teduh,’’ tandasnya. (*)

Posted in Berita | 454 Comments

Replika KCJB Terpasang di Kawasan BCC

Replika KCJB telah terpasang di kawasan BCC.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) –
Replika Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akhirnya berada di Jalan H. Agus Salim. Itu seiring pemasangan bodi duplikat kereta listrik tercepat di Indonesia itu di atas pilar penyangga di kawasan Bogowonto Culinary Center (BCC), Senin malam (6/11).

Rencananya, KCJB akan dioperasionalkan sebagai resto mewah pada Desember mendatang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Thariq Megah mengatakan, usai pemasangan KCJB, tahap berikutnya menyentuh pengerjaan interior.

“Jadi wujud KCJB sementara ini hanya berupa rangkaian bodi. Setelah terpasang, pihak rekanan pelaksana mulai mengerjakan pengecoran lantai, pemasangan interior dan pembangunan tangga sebagai akses masuk KCJB,” ujarnya.

KCJB akan digunakan sebagai lokasi resto mewah.

Untuk konsep interior, lanjut dia, akan didesain bak resto mewah di dalam kereta. Thariq menjelaskan, replika KCJB dibuat sepanjang 27 meter dengan lebar 4,5 meter.

Kemudian, replika kereta tersebut dipasang di pilar penyangga setinggi 5,5 meter di atas permukaan aspal jalan. Untuk posisinya, kereta sejajar dengan Jalan H. Agus Salim atau melintang di ruas Jalan Bogowonto. Pemkot menyediakan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk merealisasikan proyek tersebut.

‘’Bodi replika KCJB ini cukup panjang dan beratnya sekitar 9 ton, pemasangan ke atas pilar akan dilakukan bertahap. Bodi KCJB dibagi tiga bagian saat diangkat ke atas,’’ tambahnya.

Thariq mengklaim progres proyek ini on schedule. Bahkan, realisasinya tercatat mengalami percepatan dari target. Dalam jadwal pekan ke 13 ini, progresnya mencapai 89 persen.

“Insya Allah finishing interior butuh waktu sekitar satu bulan,’’ pungkasnya. (*)

Posted in Berita | 444 Comments

Pembangunan Replika Menara Jam Big Ben Tuntas

Pembangunan replika Menara jam Big Ben Tuntas dikerjakan.

KOTA MADIUN (DinasPUPR) – Keberadaan replika Jam Big Ben di Kota Madiun semakin melengkapi lokasi wisata di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Replika tersebut dibangun di sebelah barat replika Menara Eiffel dan Musala Ka’bah.

Saat ini pembangunan replika jam Big Ben tersebut telah tuntas 100 persen. Replika dibangun setinggi 12 meter.

“Progres fisiknya sudah 100 persen,’’ kata Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Sulistya Pambudi, Selasa (31/10).

Replika menara jam Big Ben menjadi ikon wisata baru di Kota Madiun.

Uut sapaan akrabnya menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasinya, pekerjaan dilapangkan sesuai schedule. Artinya dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak.

Menara tersebut dibangun di atas pondasi lantai seluas 1,8 meter persegi. Desainnya serupa dengan wujud asli Big Ben di London, Inggris.

Seperti diketahui, pembangunan replika Jam Big Ben include dalam paket proyek penataan kawasan Pahlawan Religi Center (PRC). Meliputi pembangunan dua unit gapura setinggi 7,15 meter dengan lebar 5,75 meter serta pembangunan serambi di sisi selatan dan utara Musala Ka’bah. (*)

Posted in Berita | 447 Comments